Unik Di 4 Daerah Ini Wanita Yang Melamar Laki-Laki

4 Dosa Keji Tentara Amerika Terhadap Warga Irak

(foto: islamiclync.com)

Sebagai negara adikuasa , mungkin kita menganggap Amerika Serikat yakni negara yang mahir dan paling besar lengan berkuasa di dunia. Tapi di balik semua itu , AS sesungguhnya masuk dalam kategori negara paling berdosa yang sudah menjadikan banyak kekacauan sampai peperangan.

Contohnya saja dikala AS menginvasi Irak pada tahun 2003 , di mana banyak dosa keji yang dilakukan oleh tentara Amerika pada warga Irak ketika itu yang tidak dipublikasikan. Kisah keji tentara Amerika itu bakan diceritakan sendiri oleh tentara Amerika yang jadi saksi.

Dirangkum dari The Richest , berikut deretan dosa keji yang dilakukan tentara Amerika terhadap warga Irak berdasarkan kesaksian tentara Amerika sendiri.

1. Rasisme dan Dehumanisasi

(foto: The Richest)

Seorang pasukan special force Amerika yang diketahui berjulukan Englehart membeberkan bagaimana tentara Amerika memperlakukan warga Irak ibarat bukan insan atau dehumanisasi dan juga mereka sangat rasisme. Tentara Amerika biasanya menyebut orang Irak dengan sebutan joki unta , Jihad Jhonny dan kata-kata berangasan lainnya.

Namun tidak semua tentara Amerika memperlakukan warga Irak ibarat itu. Justru tentara Amerika yang tidak ikut mengambil episode dalam tindakan ini akan dikucilkan oleh tentara mereka sendiri. Dan yang lebih kejam dari itu yakni pembunuhan warga sipil yang tak bersalah dan tanpa ada alasan yang jelas. Begitulah dongeng Englehart.

2. Menyaksikan Anak-Anak Ditembak

(foto: The Richest)

Michael Harmon , seorang tentara medis yang ikut selama perang Irak juga menceritakan dosa-dosa yang dilakukan tentara AS. Saat berumur 24 tahun , ia ditugaskan di sebuah kota bersahabat Baghdad. Ketika itu ia menyaksikan pasukannya menembak setiap arah tanpa ada musuh yang jelas.

"Saya pergi ke daerah kejadian dan Anda tahu , anak kecil berusia 2 tahun yang gemuk dengan kaki gemuknya yang lucu itu , dan saya melihat peluru menancap di kakinya. Dia kemudian terlihat menatap saya ," dongeng Harmon.

3. Pembunuhan Di Masjid

(foto: The Richest)

Seorang penerjemah berjulukan Abu Talat yang membantu pasukan sekutu sedang berada di sebuah masjid dikala pasukan Amerika dengan Garda Nasional Irak menembaki jemaah yang sedang berdoa.

"Semua orang mulai berteriak Allahu Akbar sebab mereka takut. Kemudian tentara mulai menembak orang-orang yang sedang berdoa ," kata Talat kepada media melalui kanal telepon dikala kejadian.

"Mereka gres saja menembak dan setidaknya membunuh 4 orang yang sedang berdoa ," tambah Talat.

4. Melakukan Pembunuhan Saat Konvoi

(foto: The Richest)

Sersan Campabell menceritakan bila konvoi tentara Amerika di Irak mampu berubah jadi agresi pembunuhan. Dia menceritakan suatu ketika dikala tentara Amerika sedang konvoi , ada seorang pria yang tiba-tiba masuk ke dalam konvoi , dan tanpa basa-basi , pria tersebut pribadi ditembak.

"Dia tampaknya memiliki tiga tembakan di dadanya , jadi saya memutuskan untuk merawatnya. Dan ia terus tidak sadarkan diri ," kata Campabell.

Komentar