Unik Di 4 Daerah Ini Wanita Yang Melamar Laki-Laki

4 Fakta Mengejutkan Virus Ransomware WannaCry Yang Wajib Diketahui


Sejak pekan lalu , virus ransomware WannaCry sudah menginfeksi lebih dari 200.000 komputer yang tersebar di 150 negara , termasuk Indonesia. Virus ini akan mengunci sistem komputer di sejumlah lembaga , menyerupai rumah sakit , lembaga pemerintah , dan sekolah.

Lebih sederhana lagi , ransomware memiliki kemampuan untuk mengunci file komputer para korbannya. Jika korban ingin membuka kembali file yang sudah terinfeksi malware ini , maka harus ditebus dengan uang.

Hingga sekarang belum diketahui siapa yang berbagi virus ini. Terlepas dari semua itu , alangkah baiknya kita sedikit mengetahui wacana virus mematikan ini. Simak fakta-fakta mengejutkan ransomware WannaCry berikut ini , menyerupai dikutip dari blog Kaspersky.

1. Dibuat pertama kali pada tahun 1980an


Ransomware dibuat pertama kali oleh Joseph Popp. Dia ialah orang yang menciptakan "AIDS" Trojan (Aka PC Cyborg) pada tahun 1989. Dengan alasan perangkat lunak sudah kadaluarsa , Popp menginfeksi komputer-komputer dengan virus ransomware untuk mengunci file dan mengharuskan para korban untuk membayar uang sejumlah $189 kepada PC Cyborg Corporation.

2. Menginfeksi beberapa platform


Pada tahun 2000 , virus ransomware begitu ditakuti. Sebagian besar korbannya ialah pengguna PC berbasis Windows. Tapi seiring berjalannya waktu sampai sekarang , ransomware dapat menginfeksi Mac OS X , iOS , dan juga Android.

3. Ditebus bisa percuma saja


Meski korban sudah membayar , tidak ada jaminan korban bisa kembali mendapat jalan masuk kembali file mereka yang terenkripsi. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi virus ini ialah dengan tindakan pencegahan , menyerupai memback-up semua data.

4. Menginfeksi menyerupai malware lainnya


Ransomware dapat menginfeksi para korbannya melalui spam atau berfungsi sebagai wrom komputer. Misalnya saja Anda disuruh mendownload sesuatu yang ternyata di dalamnya disematkan virus ini. Makara Anda jangan pribadi percaya atau mengklik sesuatu yang kurang meyakinkan di internet.

Komentar