Unik Di 4 Daerah Ini Wanita Yang Melamar Laki-Laki

Ngeri 5 Orang Ini Alami Kematian Bak Film Final Destination


Beberapa di antara kalian pasti pernah nonton film Final Destination? Jika pernah , pasti kalian tahu bagaimana jalan dongeng film tersebut yang terbilang mengerikan. Ya , film tersebut menceritakan sekelompok cukup umur mencoba 'mencurangi kematian' , tapi satu per satu dari mereka balasannya meninggal secara mengenaskan.

Semua diawali ketika salah seorang cukup umur mampu melihat gambaran kematian akan tiba melalui mimpi. Dan ternyata gambaran dalam mimpi tersebut benar-benar terjadi di dunia nyata. Karena sudah tahu gambaran kematian akan datang ibarat itu , sekelompok cukup umur yang terlibat dalam daftar kematian mencoba 'mencurangi kematian' semoga lolos dari ajal. Namun sayang , satu per satu dari mereka tetap meninggal secara mengenaskan.

Kejadian ibarat itu mungkin hanya ada dalam film , tapi siapa kira di dunia faktual ada beberapa kasus orang meninggal yang sangat ibarat mirip jalan dongeng film Final Destination. Berikut kisah lima orang yang meninggal kolam film Final Destination.

1. Selamat dari kecelakaan pesawat alasannya ialah tidak ikut , tapi meninggal dua ahad kemudian setelah ditabrak mobil.


Pada tahun 1977 , sebuah tim bola basket pria , Mes's Basketball Team , dari University of Evansville tewas dalam kecelakaan pesawat. Satu-satunya pemain dari tim tersebut yang selamat ialah orang yang tidak ikut penerbangan itu dikarenakan sakit.

Pesawat Douglas DC-3 itu jatuh tak lama setelah lepas landas di Bandara Evansville Regional , Indiana menuju Nashville , alasannya ialah pilot kehilangan kendali. Dua ahad pasca kecelakaan pesawat tersebut , pria yang merupakan satu-satunya pemain yang selamat alasannya ialah tidak ikut tadi , meninggal dalam perjalanan pulang setelah berlibur alasannya ialah ditabrak seorang pengemudi yang sedang mabuk.

2. Selamat dari serangan 11/9 , meninggal dua bulan kemudian dalam kecelakaan pesawat.


Pada 11 September 2001 , World Trade Center diserang oleh sekelompok teroris dengan melaksanakan agresi bunuh diri menabrakkan pesawat ke gedung tersebut. Akibatnya ratusan nyawa melayang dalam insiden tersebut , namun seorang wanita berjulukan Hilda Yolanda berhasil menyelamatkan diri dan ia selamat.

Sayangnya , peruntungan Hilda hanya bertahan selama dua bulan saja hingga ia meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat yang jatuh di New York pada tanggal 12 November 2001. Ketika itu , Hilda sedang menuju rumahnya di Republik Dominika untuk menghabiskan liburan bersama keluarganya.

3. Selamat dari kecelakaan pesawat alasannya ialah datang terlambat , meninggal 2 ahad kemudian dalam kecelakaan mobil.


Seorang wanita asal Italia mampu dikatakan sangat beruntung alasannya ialah datang terlambat dikala hendak menaiki pesawat jatuh tersebut. Namun , keberuntungannya hanya bertahan selama dua ahad setelah ia tewas dalam sebuah kecelakaan mobil.

Johanna Gantheler , seorang pensiunan dari provinsi Bolzano-Bozen , hendak pulang setelah menghabiskan waktu liburan bersama suami di Brasil. Namun , ia tidak jadi pulang alasannya ialah ketinggalan penerbangan di Bandara Rio de Janerio. Pesawat yang tidak jadi ditumpangi Johanna itu mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju ke Paris. Akibatnya 228 penumpang termasuk awaknya tewas seketika.

Selang dua ahad pasca insiden tersebut , Johanna meinggal dalam sebuah kecelakaan kendaraan beroda empat ketika kendaraan beroda empat yang dikendarainya menabrak kendaraan beroda empat truk. Sementara itu sang suami hanya mengalami luka-luka berat.

4. Selamat dari insiden penembakan di mal , kemudian meninggal dalam insiden penembakan di bioskop.


Jessica Redfield merupakan salah satu dari 12 korban tewas dalam insiden penembakan di sebuah bioskop di Aurora , Colorado.Sebulan sebelum insiden merenggut nyawanya , Jessica sempat menyelamatkan diri dari insiden penembakan sebelumnya yang terjadi di sebuah mal di Eaton Center , Toronto.

Bak dalam film Final Destination , di mana orang-orang yang jadi target maut akan mengalami membuktikan dan perasaan ganjil sebelum maut menjemputnya. Hal serupa juga dialami Jessica ketika ia menuliskan sesuatu di blog-nya.

"Saya tidak mampu membuang perasaan gila ini dari dadaku. Itu kosong , perasaan yang memuakan ini nyaris tidak mampu hilang. Sulit bagi saya untuk membuang pikiran saya ini - bagaimana perasaan gila ini menyelamatkan saya di tengah-tengah penambakan itu ," tulis Jessica di blog pribadinya.

Untuk menghilangkan perasaan gila itu , Jessica pun pergi ke luar untuk membeli makanan. Namun sayang , kawasan di mana Jessica membeli makanan itu sempurna bersebelahan dengan insiden penembakan yang terjadi di mal. Jessica pun ikut jadi korban.

5. Selamat dari kebakaran , meninggal 2 ahad kemudian dalam kecelakaan mobil.


Wanita berjulukan Jessica de Lima Rohl terlibat dalam pengaturan sebuah pesta untuk para mahasiswa di sebuah klub malam di Santa Maria , Brasil. Sesaat sebelum berangkat ke klub dari rumahnya , pacar Jessica meneleponnya untuk tidak pergi ke sana.

Meski kedengaran gila , Jessica pun menuruti impian pacarnya , Adriano Stefanel yang mengatakan bahwa beberapa jam kemudian api akan mengkremasi seluruh klub setelah salah satu band menyalakan kembang api di atas panggung. Apa yang dikatakan sang pacar ternyata memang terbukti benar. Klub tersebut pun mengalami kebakaran andal , pada Januari 2013 lalu. Akibat insiden itu , sekitar 238 orang termasuk teman-teman Jessica meninggal. Sebagian korban meninggal alasannya ialah menghirup asap beracun dan sebagiannya lagi meninggal dikala mencoba menyelamatkan diri.

Hanya Jessica yang selamat alasannya ialah tidak jadi pergi ke klub. Lima hari kemudian gadis berusia 21 tahun itu memutuskan untuk pergi ke kota di mana pacarnya tinggal. Dua hari kemudian mereka berdua berencana untuk kembali bantu-membantu menggunakan mobil. Namun naas , kendaraan beroda empat yang ditumpangi pasangan itu mengalami kecelakaan dengan menabrak kendaraan beroda empat truk. Jessica tewas seketika , sementara pacarnya meninggal 21 hari kemudian setelah dirawat di rumah sakit.

Komentar